HUBUNGAN KEJADIAN STUNTING DENGAN FREKUENSI DAN DURASI PENYAKIT ISPA PADA ANAK USIA TODDLER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENJERAN SURABAYA

The Relationship Between the Incidence of Stunting and the Frequency and Duration of Acute Respiratory Infection in Toddler in the Working Area of Kenjeran Health Center in Surabaya

Authors

  • Diyah Arini
  • Christina Yuliastuti
  • Ike Faradilah Stikes Hang Tuah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.33023/jikep.v6i2.453

Abstract

Infectious diseases (ARI/Acute Respiratory Infection) that repeatedly cause children's health to increase in the pattern of children's appetite which can lead to less nutritional status of children. This study was to analyze the relationship between the incidence of stunting and the frequency and duration of ARI in children under  five in the Kenjeran Health Center Surabaya Working Area.

Analytical research design with cross sectional design in 4 villages between Kenjeran Village, Bulak Village, Kedung Cowek Village, and Sukolilo Village. Data retrieval is done by questionnaire sheet and observation using microtoise, sample technique uses Sampling Probability by using Stratified Random Sampling as many as 152 children.

The results of research on children under five who experience the incidence of stunting with the frequency and duration of ARI indicate children who experience stunting and longer frequency. The Rho Spearmen Test showed differences in the incidence of stunting with the frequency of ARI frequency p = 0.001 (p<? = 0, 05), the duration of ARI p = 0.001 (p<? = 0.05).

The implication of this study is that stunting is related to the frequency and duration of ARI, so that posyandu activities can add counseling about children's health that requires the treatment of ARI in children under five in the Kenjeran Health Center Surabaya.

Keywords: Stunting incidence, frequency, duration, ARI/Acute Respiratory Infection

ABSTRAK

Penyakit infeksi (ISPA) yang berulang menyebabkan kondisi kesehatan anak menurun sehingga berdampak pada pola nafsu makan anak yang dapat menyebabkan status gizi anak kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian stunting dengan frekuensi dan durasi penyakit diare dan ISPA pada anak usia toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Kenjeran Surabaya.

Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional pada 4 Kelurahan antara lain Kelurahan Kenjeran, Kelurahan Bulak, Kelurahan Kedung Cowek, dan Kelurahan Sukolilo. Pengambilan data dilakukan dengan lembar kuisioner dan observasi menggunakan microtoise, teknik sampel menggunakan Probability Sampling dengan menggunakan Stratified Random Sampling sebanyak 152 anak.

Hasil penelitian bahwa anak toddler yang mengalami kejadian stunting dengan frekuensi dan durasi penyakit ISPA menunjukkan anak yang stunting memiliki frekuensi dan durasi lebih lama. Uji Spearmen Rho menunjukkan adanya hubungan kejadian stunting dengan frekuensi ISPA p=0.001 (?=0.05), durasi ISPA p=0.001 (?=0.05).

Implikasi penelitian ini adalah kejadian stunting berhubungan dengan frekuensi dan durasi penyakit ISPA, sehingga kegiatan posyandu dapat menambahkan penyuluhan tentang kesehatan anak terutama penanganan pertama  penyakit ISPA pada anak toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Kenjeran Surabaya.

Kata kunci:          Kejadian Stunting, Frekuensi, Durasi, Penyakit ISPA

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, P. And Sriharyati, A. (2011) ‘Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Pada Bayi’.

Alberto, M. Et Al. (2016) ‘Association Of Diarrhoea And Upper Respiratory Infections With Weight ...’

Anshori, H. Al (2013) ‘Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Usia 12-24 Bulan (Studi Di Kecamatan Semarang Timur)’, Pp. 1–24.

Arasj, F. (2015) ‘Pengaruh Pemberian Dadih ( Susu Kerbau Terfermentasi ) Melalui Makanan Tambahan Terhadap Status Gizi , Kejadian Diare Dan Ispa Anak Pendek ( Stunted ) Usia 1-4’, I(I).

Batiro, B. Et Al. (2017) ‘Determinants Of Stunting Among Children Aged 6-59 Months At Kindo Didaye Woreda , Wolaita Zone , Southern Ethiopia?: Unmatched Case Control Study’, Pp. 1–16. Doi: 10.1371/Journal.Pone.0189106.

Fatmawati, T. Y. (2018) ‘Analisis Karakteristik Ibu , Pengetahuan Dan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Kelurahan Kenali Asam Bawah’, 18(3), Pp. 497–502.

Garz, M. And Pereira-Da-Silva, L. (2018) ‘Subclinical Enteric Parasitic Infections And Growth Faltering In Infants In S Ã O Tom É , Africa?: A Birth Cohort Study’, (Lmic), Pp. 1–17. Doi: 10.3390/Ijerph15040688.

Hersoni, S. (2015) ‘Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 14 Nomor 1 Agustus 2015’, 14, Pp. 3–9.

Iskandar, A., Tanuwijaya, S. And Yuniarti, L. (2015) ‘Hubungan Jenis Kelamin Dan Usia Anak Satu Tahun Sampai Lima Tahun Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa)’, Global Medical & Health Communication 3 (1). 1-6.

Kementrian Kesehatan Ri (No Date) ‘Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2015-2019’.

Kesehatan, K. (2018) ‘Hasil Utama Riskesdas 2018’.

Kismul, H. Et Al. (2017) ‘Determinants Of Childhood Stunting In The Democratic Republic Of Congo: Further Analysis Of Demographic And Health Survey 2013-14’, Bmc Public Health. Bmc Public Health, 18(1), Pp. 1–15. Doi: 10.1186/S12889-017-4621-0.

Kusumawati, E. Et Al. (2013) ‘Model Of Stunting Risk Factor Control Among Children Under Three Years’, Pp. 249–256.

Lestari, W., Margawati, A. And Rahfiludin, M. Z. (2014) ‘Faktor Risiko Stunting Pada Anak Umur 6-24 Bulan Di Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Provinsi Aceh’, 3(1), Pp. 37–45.

Listiyorini, W., Irdawati And Zulaicha, E. (2012) ‘Hubungan Antara Kebiasaan Mencuci Tangan Anak Pra Sekolah Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Pajang Surakarta’.

Maramis, P. A., Ismanto, A. Y. And Babakal, A. (2013) ‘Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Tentang Ispa Dengan Kemampuan Ibu Merawat Balita Ispa Pada Balita Di Puskesmas Bahu Kota Manado’, 1.

Nasikhah, R. (2012) ‘Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24 – 36 Bulan Di Kecamatan Semarang Timur’.

Ni’mah, Khoirun, S. R. N. (2015) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita’, Media Gizi Indonesia, 1(2), Pp. 13–19. Doi: 10.1109/Inpac.2014.6981136.

Ristiyanto, R. (2015) ‘Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Formal Dan Pengetahuan Orang Tua Tentang Ispa Pada Balita Di Puskesmas Gatak’.

States, M. (2012) ‘Stunting Policy Brief’, (9).

Wellina, W. F., Kartasurya, M. I. And Rahfilludin, M. Z. (2016) ‘Faktor Risiko Stunting Pada Anak Umur 12-24 Bulan’, 5(1), Pp. 55–61.

Who And Crissel, E. B. M. (2018) ‘Level And Trends In Child Malnutrition’.

Published

2020-09-30

How to Cite

Arini, D., Yuliastuti, C., & Faradilah, I. (2020). HUBUNGAN KEJADIAN STUNTING DENGAN FREKUENSI DAN DURASI PENYAKIT ISPA PADA ANAK USIA TODDLER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENJERAN SURABAYA: The Relationship Between the Incidence of Stunting and the Frequency and Duration of Acute Respiratory Infection in Toddler in the Working Area of Kenjeran Health Center in Surabaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 6(2), 148-156. https://doi.org/10.33023/jikep.v6i2.453