HUBUNGAN PERSEPSI PENGGUNA JAMINANAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS) TENTANG PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RSUD JOMBANG

  • Zudy Pratama Syahrulloh Program S1 Keperawatan STIKES PEMKAB Jombang
  • Mulia Hakam Program S1 Keperawatan STIKES PEMKAB Jombang
  • Pepin Nahariani Nahariani Program S1 Keperawatan STIKES PEMKAB Jombang

Abstract

Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) adalah program bantuan sosial untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu, dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat miskin. Tuntutan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas bukan hanya berkaitan dengan kesembuhan dari penyakit, tetapi juga menyangkut persepsi pasien terhadap kualitas keseluruhan roses pelayanan kesehatan. Hasil survey kepuasan pasien pengguna Jamkesmas di RSUD Jombang menunjukkan 60 % pasien tidak puas dengan pelayanan Jamkesmas di RSUD Jombang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi pengguna Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) tentang pelayanan kesehatan dengan kepuasan Pasien Di RSUD Jombang. Desain penelitian ini menggunakan kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya pasien pengguna kartu Jamkesmas yang melakukan rawat inap di RSUD Jombang sebanyak 242 pasien. Sampel terdiri dari 71 responden dengan teknik sampling yang dipilih dengan cluster random sampling. Variabel independen adalah persepsi, variable dependennya adalah kepuasan pasien. pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumentasi, analisa data  dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil yang didapatkan kemudian diberi skor berdasarkan ketentuan dengan menggunakan Uji Spearmann Rank. Dari hasil uji Spearmann Rank  didapatkan nilai r = 0,473, ρ = 0,000 dan α = 0,05, karena ρ < α sehingga dari hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kedua variabel tedapat adanya hubungan, jika diinterpretasikan nilai r maka termasuk dalam kriteria hubungan sedang. Bedasarkan hasil temuan di atas maka dapat disarankan agar perlu dilakukan  evaluasi secara berkala mengenai mutu pelayanan kesehatan yang diberikan, serta dalam pemberian pelayanan perlu diperhatikan aspek kepuasan pasien terhadap mutu tanpa mengabaikan tata cara penyelenggaraan pelayanan kesehatan sesuai kode etik dan standar pelayanan yang telah ditetapkan, sehingga pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan oleh masyarakat dapat meningkat.

Kata kunci : Persepsi, Kepuasan pasien

Published
2014-04-09