PEMBERDAYAAN PETUGAS KESEHATAN DAN KADER PUSKESMAS DALAM PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI KOMPOS

EMPOWERMENT OF HEALTH OFFICER AND HEALTH CENTER CADRE IN MANAGEMENT OF HOUSEHOLD WASTE AS COMPOST

Authors

  • Maksuk Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang
  • Lukman Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang
  • Intan Kumalasari Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang

DOI:

https://doi.org/10.33023/jpm.v6i2.587

Keywords:

Pemberdayaan, Petugas Kesehatan, Kader, Pengelolaan Limbah Rumah Tangga

Abstract

Petugas kesehatan dan kader puskesmas mempunyai peran penting dalam mengelola limbah rumah tangga di masyarakat, karena itu peningkatan keterampilan untuk mengelola limbah tersebut penting dilakukan agar limbah tersebut dapat dimanfaatkan dan menguntungkan. Metode pengelolaan limbah rumah tangga menggunakan konsep Pilah – Kumpul – Manfaat – Untung (PKMU) untuk mengurangi volume sampah rumah tangga dan menguntungkan masyarakat.  Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari petugas kesehatan, kader puskesmas dan masyarakat yang berasal dari di RT 14 dan RT 33. Target capaian dalam kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan petugas kesehatan dan kader dalam mengelola limbah rumah tangga, pemanfaatan limbah rumah tangga untuk media penanaman tanaman obat, keluarga serta pembentukan kelompok kerja asuhan mandiri kegiatan batra di puskesmas dan pembentukan pengelola bank sampah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kader dan masyarakat dapat memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai membuat kompos. Selain itu limbah rumah tangga seperti plastik dapat dimanfaatkan kembali. Tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu terbentuknya pengelola bank sampah di lokasi kegiatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Artiningsih Ni Komang Ayu (2008). Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Studi kasus di Sampangan dan Jomblang, Kota Semarang). Semarang: Tesis, UNDIP.

Aryeti. (2011). Peningkatan Peran serta Masyarakat Melalui Gerakan Menabung pada Bank Sampah di Kelurahan Babakan Surabaya, Kiaracondong Bandung. Jurnal Permukiman. 6 (1):40-46.

Badan Pusat Statistik Kota Palembang, (2019). Jumlah Penduduk Kota Palembang Tahun 2009 – 2018. https://palembangkota.bps.go.id/dynamictable/2019/12/09/104/jumlah-penduduk-kota-palembang-tahun-2009-2018.html

Dinas Kebersihan Kota Palembang, (2016). Profil Dinas Kebersihan Kota Palembang.

Maulina, AS, (2012). Identifikasi Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilahan Sampah di Kecamatan Cimahi Utara Serta Faktor Yang Mempengaruhinya. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. 23 (3): 177 – 196.

Murbanono, HSL. (2002). Membuat Kompos. Penerbit Penebar Swadaya. Jakarta.

Perdana, HD, Hananto, TS, Bandi, Murni S, (2016). Peningkatan Sarana Prasarana Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Desa Doplang Kabupaten Boyolali, JPKM, 22(4): 1-9.

Sidik, US. (2009). Implementasi Peran Masyarakat Sesuai UU NO. 18 Tahun 2008. Majalah Percik Bulan Mei, Edisi Khusus Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Pokja AMPL, Jakarta.

Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Yudistirani, SA, Syaufina, L., Mulatsih, S. (2015). Desain Sistem Pengelolaan Sampah Melalui Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik Berdasarkan Persepsi Ibu-ibu Rumah Tangga. Konversi. 4 (2):29-42.

Yuwono, RL. Wardhani, U, Ninghadiyati, Adinugroho, E. (2008). Pengembangan Sistem Persampahan Berbasis Masyarakat. Pokja AMPL, Jakarta.

Published

2020-09-30

How to Cite

Maksuk, Lukman, & Kumalasari, I. (2020). PEMBERDAYAAN PETUGAS KESEHATAN DAN KADER PUSKESMAS DALAM PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI KOMPOS: EMPOWERMENT OF HEALTH OFFICER AND HEALTH CENTER CADRE IN MANAGEMENT OF HOUSEHOLD WASTE AS COMPOST. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 6(2), 75-79. https://doi.org/10.33023/jpm.v6i2.587