PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA ADAT DALAM PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID 19 DI DESA ADAT APIT YEH MANGGIS KARANGASEM BALI

EMPOWERMENT OF THE TASK FORCE OF THE COVID-19 VILLAGE'S CULTURAL BASE IN PREVENTING THE SPREAD OF COVID 19 IN APIT YEH MANGGIS KARANGASEM, BALI

Authors

  • Ni Luh Kompyang Sulisnadewi Poltekeks Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.33023/jpm.v7i1.674

Keywords:

Pemberdayaan – Desa Adat - Pencegahan Covid -19

Abstract

Kasus pandemi Covid-19 di Indonesia kian hari terus meningkat. Sampai 3 Mei  2020 sudah tercatat yang positif ada 11.192 kasus, sembuh 1876 kasus, dan meninggal 845 kasus. Di Provinsi Bali data sampai dengan tanggal 3 Mei 2020 menunjukkan  jumlah kumulatif pasien positif 262 orang , jumlah pasien yang telah sembuh sejumlah 151 orang dan jumlah pasien yang meninggal sejumlah 4 orang.  Salah satu upaya yang dillakukan pemerintah propinsi Bali dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 adalah dengan memberdayakan Satgas Gotong Royong yang dimiliki oleh setiap desa adat di Bali. Tugas utama Satgas Gotong Royong yakni memberdayakan Krama Desa Adat dan Yowana untuk bergotong royong sesama Krama Desa Adat dalam melakukan pencegahan Covid-19.

Poltekkes Denpasar merupakan salah satu perguruan tinggi kesehatan yang tentunya memiliki tugas dan peran melakukan pengabdian kepada masyarakat dan perannya sangat dibutuhkan dalam rangka mitigasi pandemic covid-19. Kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk  untuk mendampingi masyararkat dalam proses penguatan potensi masyarakat dan kapasitas desa adat dalam antisipasi penyebaran covid -19. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah satgas covid-19 desa adat Apit Yeh Manggis Karangasem yang berjumlah 25 orang dan masyarakat Desa yang berjumlah 921 KK. Kegiatan yang dilakukan yaitu pemberian edukasi kepada satgas, pemberian poster, masker, dan juga penambah daya tahan tubuh untuk anggota satgas covid 19.

 

 

Kata Kunci : Pemberdayaan – Desa Adat - Pencegahan Covid -19

Downloads

Download data is not yet available.

References

Humas Provinsi Bali. (2020). Gubernur Bali Bentuk Satgas Gotong Royong Pencegahan Covid-19 Berbasis Desa Adat, Optimalkan Upaya Sekala Niskala. Retrieved from https://www.balinetizen.com/2020/03/30/gubernur-bali-bentuk-satgas-gotong-royong-pencegahan-covid-19-berbasis-desa-adat-optimalkan-upaya-sekala-niskala/

Jaji. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media leafletterhadap pengetahuan warga dalam pencegahan penularan covid 19. Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2020, (1), 135–139. Retrieved from http://conference.unsri.ac.id/index.php/SNK/article/view/1764

Lam, N., Muravez, S. N., & Boyce, R. W. (2015). A comparison of the Indian Health Service counseling technique with traditional, lecture-style counseling. Journal of the American Pharmacists Association (Vol. 55). http://doi.org/10.1331/JAPhA.2015.14093

LuH Putu Sugiari. (2020). Kasus Transmisi Lokal di Bali Terus Meningkat. Retrieved from https://bali.bisnis.com/read/20200503/537/1235819/kasus-transmisi-lokal-di-bali-terus-meningkat

Poltekkes Kemenkes Denpasar. (2020). Petunjuk Teknis Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Denpasar Dalam Masa Pandemi Covid-19. Denpasar.

Published

2020-09-30

How to Cite

Sulisnadewi, N. L. K. (2020). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA ADAT DALAM PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID 19 DI DESA ADAT APIT YEH MANGGIS KARANGASEM BALI: EMPOWERMENT OF THE TASK FORCE OF THE COVID-19 VILLAGE’S CULTURAL BASE IN PREVENTING THE SPREAD OF COVID 19 IN APIT YEH MANGGIS KARANGASEM, BALI. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 7(1), 6-9. https://doi.org/10.33023/jpm.v7i1.674