HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES

The Relationship Between Family Support With Events Of Post Partum Blues

Authors

  • Sri Yunita Suraida Salat Universitas Wiraraja
  • Arisda Candra Satriaawati Universitas Wiraraja
  • Dian Permatasari Universitas Wiraraja

DOI:

https://doi.org/10.33023/jikeb.v7i2.860

Keywords:

Dukungan, Keluarga, Postpartum, Postpartum blues

Abstract

Memiliki seorang bayi merupakan momen yang selalu dinanti dan diharapkan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Namun adakalanya momen kebahagiaan ini justru berubah menjadi kondisi stress tersendiri bagi ibu, yang dikenal dengan postpartum blues atau baby blues syndrome. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui apakah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian postpartum blues di Desa Marengan Laok kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Penelitian ini merupakan jenis survey analitik  dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah responden sebanyak 13 ibu postpartum. Analisa data yang digunakan adalah uji statistik  sperman rank dengan tingkat kemaknaan 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77% ibu postpartum mengalami postpartum blues, dan 38% diantaranya mengalami postpartum blues ringan. Dari 13 Ibu postpartum hampir separuhnya yaitu 46% mendapatkan dukungan keluarga yang kurang. Hasil analisis data dengan uji spearman rank menunjukkan ? value= 0,000 yang bermakna bahwa ada hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kejaidan Postpartum blues di Desa Marengan Laok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Correlation coefficient menunjukkan angka -0,875 yang berarti bahwa hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian postpartum blues adalah sangat kuat. Oleh sebab itu, dibutuhkan adanya dukungan keluarga yang sangat baik untuk ibu postpartum, karena dukungan yang baik dari keluarga akan memberikan kekuatan emosi tersendiri bagi ibu postpartum.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariesca, R., Helina, S., & Vitriani, O. (2019). FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI KLINIK PRATAMA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU. JURNAL PROTEKSI KESEHATAN. https://doi.org/10.36929/jpk.v7i1.125

Fairus, M., & Widiyanti, S. (2014). Hubungan dukungan suami dengan kejadian depresi postpartum pada ibu nifas. Jurnal Kesehatan.

Gutira, T., & Nuryanti, L. (2010). HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN BABY BLUES SYNDROME PADA IBU POST SECTIO CAESARIA. INDIGENOUS Jurnal Ilmiah Psikologi, 12, 194. https://doi.org/https://doi.org/10.23917/indigenous.v0i0.4760

Khoerunisa, S. (2018). GAMBARAN KEJADIAN GEJALA BABY BLUES PADA IBU POSTPARTUM BERDASARKAN KARAKTERISTIK DI RUMAH SAKIT DR. SLAMET GARUT TAHUN 2018.

Podungge, Y. (2020). ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF. Jambura Health and Sport Journal. https://doi.org/10.37311/jhsj.v2i2.7102

Qiftiyah, M. (2018). Gambaran Faktor-Faktor (Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Status Kehamilan Dan Jenis Persalinan) Yang Melatarbelakangi Kejadian Post Partum Blues Pada Ibu Nifas Hari Ke-7 (Di Polindes Doa Ibu Gesikharjo dan Polindes Teratai Kradenan Palang). JURNAL KEBIDANAN. https://doi.org/10.30736/midpro.v10i2.75

Riani, E. N. (2017). Dukungan suami dan keluarga terhadap angka kejadian baby blues di Puskesmas II Kembaran Banyumas. Medsains.

Susanti, L. W., & Sulistiyanti, A. (2017). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Baby Blues Syndrom Pada Ibu Nifas. Infokes.

Vida Wira Utami, M. I. D. (2016). Hubungan Dukungan Suami Terhadap Post Partum Blues Pada Ibu Nifas Di BPS Amrina, Amd.Keb Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro Baru tahun 2016. Jurnal Kebidanan.

Ariesca, R., Helina, S., & Vitriani, O. (2019). FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI KLINIK PRATAMA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU. JURNAL PROTEKSI KESEHATAN. https://doi.org/10.36929/jpk.v7i1.125

Fairus, M., & Widiyanti, S. (2014). Hubungan dukungan suami dengan kejadian depresi postpartum pada ibu nifas. Jurnal Kesehatan.

Gutira, T., & Nuryanti, L. (2010). HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN BABY BLUES SYNDROME PADA IBU POST SECTIO CAESARIA. INDIGENOUS Jurnal Ilmiah Psikologi, 12, 194. https://doi.org/https://doi.org/10.23917/indigenous.v0i0.4760

Khoerunisa, S. (2018). GAMBARAN KEJADIAN GEJALA BABY BLUES PADA IBU POSTPARTUM BERDASARKAN KARAKTERISTIK DI RUMAH SAKIT DR. SLAMET GARUT TAHUN 2018.

Podungge, Y. (2020). ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF. Jambura Health and Sport Journal. https://doi.org/10.37311/jhsj.v2i2.7102

Qiftiyah, M. (2018). Gambaran Faktor-Faktor (Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Status Kehamilan Dan Jenis Persalinan) Yang Melatarbelakangi Kejadian Post Partum Blues Pada Ibu Nifas Hari Ke-7 (Di Polindes Doa Ibu Gesikharjo dan Polindes Teratai Kradenan Palang). JURNAL KEBIDANAN. https://doi.org/10.30736/midpro.v10i2.75

Riani, E. N. (2017). Dukungan suami dan keluarga terhadap angka kejadian baby blues di Puskesmas II Kembaran Banyumas. Medsains.

Susanti, L. W., & Sulistiyanti, A. (2017). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Baby Blues Syndrom Pada Ibu Nifas. Infokes.

Vida Wira Utami, M. I. D. (2016). Hubungan Dukungan Suami Terhadap Post Partum Blues Pada Ibu Nifas Di BPS Amrina, Amd.Keb Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro Baru tahun 2016. Jurnal Kebidanan.

Published

2021-09-30

How to Cite

Sri Yunita Suraida Salat, Arisda Candra Satriaawati, & Dian Permatasari. (2021). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES : The Relationship Between Family Support With Events Of Post Partum Blues. Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), 7(2), 116-123. https://doi.org/10.33023/jikeb.v7i2.860