Penyuluhan HIV/AIDS Pada Mahasiswa Asrama Nabire Kota Studi Jayapura-Papua Tahun 2025

Authors

  • Maria Ghoreti Magai Universitas cenderawasih, fakultas kesehatan masyarakat ,jurusan promosi kesehatan
  • Yustina Butu Peminatan Promosi Kesehatan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Juliberth Dedepa Yatipai Peminatan Promosi Kesehatan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Rahel Ribka Kurni Peminatan Promosi Kesehatan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Maria Bethsaida Haluk Peminatan Promosi Kesehatan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Beni Steven Mote Peminatan Promosi Kesehatan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Yenna Rumanasen Peminatan Promosi Kesehatan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Mina B Ayomi Peminatan Promosi Kesehatan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.33023/jpm.v12i1.2942

Keywords:

HIV/AIDS, mahasiswa, penyuluhan

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang HIV/AIDS kepada mahasiswa di Asrama Nabire, Kota Studi Jayapura, Papua pada tahun 2025. Metode penyuluhan meliputi edukasi langsung, pre-test, post-test, dan diskusi interaktif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa mengenai pencegahan penularan HIV/AIDS. Hasil penyuluhan melalui metode pre-test dan post-test terhadap 20 peserta penyuluhan HIV/AIDS di Asrama Nabire menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 28% menjadi 99%. Hal ini
menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai HIV/AIDS. Peningkatan sebesar 72% ini menegaskan bahwa metode penyuluhan yang digunakan mampu memberikan pemahaman yang mendalam dan mengubah persepsi serta sikap peserta terhadap pencegahan HIV/AIDS. Program ini berkontribusi menurunkan risiko penularan di kalangan mahasiswa serta mendorong mereka menjadi agen perubahan di lingkungan
kampus dan masyarakat sekitar. Pendekatan kolaboratif lintas sektor dan penguatan edukasi menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Detik Health. (2025, Agustus 6). Data Terbaru Wilayah dengan Kasus HIV Tertinggi di Indonesia 2025 dan Upaya Pencegahan.

Dinkes P2KB Provinsi Papua Tengah. (2025). Ada 22.868 KasusHIV/AIDS di Papua Tengah.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Berani tes, berani lindungi diri: Kemenkes targetkan eliminasi HIV dan IMS tahun 2030.

Lawrence Green & Kreuter, M. W. (2020). Health Promotion Planning: An Educational and Ecological Approach.

Notoatmodjo, S. (2020). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pemerintah Provinsi Papua. (2025). Kasus HIV/AIDS Papua Tembus 26 Ribu Kasus.

Purnama, D., et al. (2021). Pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–130.

Octavia, Y. T. (2025). Pengetahuan Dan Sikap Remaja Terhadap HIV/AIDS.Bookchapter Maternitas.

UNAIDS. (2025). Global AIDS update 2025.

World Health Organization. (2025).HIV/AIDS fact sheet.

Published

2026-03-30

How to Cite

Maria Ghoreti Magai, Yustina Butu, Juliberth Dedepa Yatipai, Rahel Ribka Kurni, Maria Bethsaida Haluk, Beni Steven Mote, Yenna Rumanasen, & Mina B Ayomi. (2026). Penyuluhan HIV/AIDS Pada Mahasiswa Asrama Nabire Kota Studi Jayapura-Papua Tahun 2025. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 12(1), 9-13. https://doi.org/10.33023/jpm.v12i1.2942