Pencegahan Karies Gigi Pada Anak Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Menggunakan Pasta Gigi Daun Serai (Bitepaste) Di Sdit Al -Khalifa Solorejo

Authors

  • Nur Azizah Ainun Rohma Nur Azizah Ainun Rohma STIKES Pemkab Jombang
  • Iin Noviana STIKES Pemkab Jombang

DOI:

https://doi.org/10.33023/jpm.v12i1.3164

Keywords:

daun serai (bipaste), karies gigi, pencegahan

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang sering terjadi pada anak-anak terutama anak sekolah dasar. Minimnya pengetahuan tentang pencegahan kesehatan gigi dengan baik dan benar, menjadikan faktor utama terjadinya karies gigi pada anak-anak. Banyak orang dewasa maupun anak anak yang sering mengonsumsi gula berlebihan sehingga menyebabkan karies gigi. Karies gigi bisa menyerang semua kalangan usia dan dimulai sejak gigi susu mulai tumbuh, kurangnya edukasi pada masyarakat dan kurangnya akses terhadap produk perawatan gigi yang efektif sehingga menyebabkan karies gigi dibiarkan begitu saja dan tidak di obati. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dengan melalui edukasi kepada siswa SDIT AL-KHALIFA tentang bagaimana cara menjaga gigi agar tidak terkena karies dengan pasta gigi daun serai (BITEPASTE). Metode yang dilakukan dalam kegiatan  pengabdian masyarakat ini yaitu dengan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, praktek menyikat gigi dengan pasta gigi daun serai (BITEPASTE) dengan baik dan benar serta tanya jawab. Setelah dilakukan penyuluhan tersebut para siswa kelas 2 SDIT AL-KHALIFA paham betapa pentingnya menjaga kebersihan gigi dengan menggunakan pasta gigi daun serai (BITEPASTE) untuk mencegah karies gigi. Dengan adanya produk BITEPASTE ini selain bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan juga memberikan konstribusi baik yaitu memanfaatkan daun sereh dan kayu manis sebagai salah satu bahan rempah yang terdapat di Indonesia dimana terdapat kandungan antibakteri dan antijamur untuk meredakan sakit gigi, mencegah gigi berluang, dan menjaga kesehatan mulut. Dan dari produk ini diharapkan anak-anak lebih sadar untuk menerapkan perilaku hidup bersih, sehat pada gigi dan mulut dalam kehidupan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anita Anita, Rini Lidia Tamba, Shen Shen Panggabean, Eunike Shine Sitohang, Ramdazani Ramdazani, Nurhidayah Nurhidayah, Febrian Josua Panjaitan, Stevani Trio Saputra, Hasudungan Gultom, Rizal Soekarno Putra, Ario Senjaya, Rusmelia Rusmelia, Lefi Ayarai, Putri Putri, & Inul Gacici. (2024). Pemanfaatan Rebusan Serai dalam Pengobatan Tradisional untuk Nyeri Kaki di Posyandu Desa Manen Kaleka Tahun 2024. Calory Journal?: Medical Laboratory Journal, 2(3), 95–103. https://doi.org/10.57213/caloryjournal.v2i3.366

Heny Noor Wijayanti. (2023). Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Gigi pada Anak Sekolah Dasar. Room of Civil Society Development, 2(4), 153–160. https://doi.org/10.59110/rcsd.201

Hidayati, N., Sari, E. N., Budiman, H., & Handayani, S. (2023). Uji Efektivitas Antibakteri Pasta Gigi Ekstrak Daun Peppermint (Mentha piperita L) dan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) terhadap Streptococcus mutans. Dalam Jurnal Ilmu Farmasi (Vol. 14, Nomor 2).

Jumain, J., Abubakar, S., & Asmawati, A. (2022). Formulasi Pasta Gigi Berbahan Aktif Herbal Kombinasi Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Dan Ekstrak Daun Mint (Mentha piperita) Sebagai Anti Mikroba Pada Gigi Dan Mulut. Media Farmasi, 18(1), 85. https://doi.org/10.32382/mf.v18i1.2584

Lameky, V. Y., Akollo, I. R., Djarami, J., Kolibonso, B. F., & Pattinasarany, D. H. (t.t.). Pelatihan Pembuatan Produk Minyak Atsiri Berbahan Limbah Daun Cengkeh untuk Mengatasi Nyeri Gigi.

Lyra Thania, Nur Fatimah, & Marniati Marniati. (2025). Dinamika Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut di Indonesia. Antigen?: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 3(3), 156–166. https://doi.org/10.57213/antigen.v3i3.731

Sapitri, A., Mayasari, U., & Diansari Marbun, E. (2022). Pemanfaatan Daun Serai Wangi (Cymbopogon winterianus Jowitt ex Bor) Sebagai Obat Kumur untuk Mencegah Karies Gigi dan Sariawan. Jurnal Biologi Indonesia, 18(2), 127–138. https://doi.org/10.47349/jbi/18022022/127

Soraya Tanjung, D., Wijaya, S., Silaen, M., Artikel Abstrak, I., & Author, C. (2022). Efektifitas antibakteri ekstrak daun serai (Cymbopogon citratus) konsentrasi 20%, 30%, 40%, dan 50% terhadap Streptococcus mutans. Prima Journal of Oral and Dental Sciences, 5(1), 17–22. https://doi.org/10.34012/primajods.v5i1.2536

Susanti, K. E. (2025). HUBUNGAN PERAN ORANGTUA DALAM MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI ANAK. Media Husada Journal Of Nursing Science, 6(2), 79–86. https://doi.org/10.33475/mhjns.v6i2.770

Umairahmah, N., Indah Prasetya, F., Bhakti Al-Qodiri, Stik., & Timur, J. (t.t.). ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU MENGGOSOK GIGI PADA ANAK: LITERATUR REVIEW ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING TEETH BRUSHING BEHAVIOR INI CHILDREN?:LITERATURE REVIEW. Dalam Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) (Vol. 6, Nomor 2).

Published

2026-03-30

How to Cite

Nur Azizah Ainun Rohma, N. A. A. R., & Iin Noviana. (2026). Pencegahan Karies Gigi Pada Anak Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Menggunakan Pasta Gigi Daun Serai (Bitepaste) Di Sdit Al -Khalifa Solorejo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 12(1), 40-44. https://doi.org/10.33023/jpm.v12i1.3164