Membangun Budaya Keselamatan melalui Pelatihan Tanggap Darurat Code Red dan Code Blue bagi Tenaga Kesehatan di RS Dian Husada Mojokerto
DOI:
https://doi.org/10.33023/jpm.v12i2.3434Keywords:
Budaya Keselamatan, Code Blue, Code RedAbstract
Kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi situasi darurat merupakan elemen krusial dalam manajemen keselamatan rumah sakit, terutama bagi rumah sakit tipe C yang menghadapi keterbatasan sumber daya manusia terlatih dan fasilitas emergensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun budaya keselamatan melalui pelatihan tanggap darurat Code Red (kebakaran) dan Code Blue (henti jantung) bagi tenaga kesehatan di RS Dian Husada Mojokerto. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu persiapan (analisis situasi dan perencanaan), pelaksanaan (tabletop exercise dan simulasi peran dengan skenario terintegrasi), serta evaluasi (debriefing dan analisis data). Peserta berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi ceklist tanggap darurat pada 8 komponen dengan 32 indikator, pencatatan response time, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kepatuhan pelaksanaan simulasi sebesar 84,37% dengan kategori "Cukup Baik", di mana lima komponen mencapai 100% (sistem aktivasi dan komunikasi, ketepatan peran tim Code Red, proses evakuasi dan titik kumpul, manajemen SDM dan pengamanan area, serta kesiapan fasilitas dan peralatan), sedangkan tiga komponen masih di bawah 100%, yaitu waktu tanggap (50%), respons dan penanganan Code Blue (75%), serta dokumentasi dan pelaporan insiden (33,3%). Temuan utama dari debriefing meliputi keterlambatan penanganan awal api (APAR response time 7 menit dari target ? 3 menit), kelemahan struktur komando di TKP, dan keterlambatan tim Code Blue akibat gangguan alat komunikasi (7 menit dari target ? 5 menit). Simulasi terintegrasi terbukti efektif dalam mengidentifikasi kelemahan prosedur dan memperkuat kolaborasi lintas unit. Implikasi dari kegiatan ini adalah perlunya pelaksanaan simulasi secara berkala setiap setahun sekali dengan variasi skenario yang semakin kompleks, disertai pemeliharaan rutin peralatan komunikasi darurat dan penguatan sistem komando 24 jam, agar budaya keselamatan yang telah terbangun dapat dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan di lingkungan rumah sakit.
Downloads
References
Abualenain, J., Alhajaji, R. and Alsulimani, L.K. (2024) ‘A systematic review of the efficacy of full-scale simulation exercises in enhancing hospital disaster preparedness’, The Journal of Medicine, Law & Public Health, 4(3), pp. 419–446.
Agency for Healthcare Research and Quality (2026) What Is Patient Safety Culture?, Content last reviewed June 2024. Available at: https://www.ahrq.gov/sops/about/patient-safety-culture.html.
Anto, A., Peristiowati, Y. and Susiati, A.L. (2025) ‘The Effectiveness of Code Blue Simulation on Nurses’ Readiness in Cardiopulmonary Resuscitation’, Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 5(4).
Boyd, C. and Autman, I. (2025) ‘Code Ready: Advancing Nurse Knowledge and Confidence Through Education and Simulation’, in National Association of Clinical Nurse Specialists (NACNS). Available at: https://nacns.org/wp-content/uploads/2026/01/S20-Code-Ready-Advancing-Nurse-Knowledge-and-Confidence-Through-Education-and-Simulation.pdf#1#1.
Casey, M. et al. (2023) ‘Safety Culture in Healthcare Settings’.
Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (2024) Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/D/47104/2024 tentang Instrumen Survei Akreditasi Rumah Sakit. Indonesia: https://keslan.kemkes.go.id/unduhan/fileunduhan_1737603973_377193.pdf.
Menkes R.I (2017) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017’, Tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit. Jakarta: Menkes, RI [Preprint].
Menkes R.I (2024) Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit. https://jdih.kemkes.go.id/documents/keputusan-menteri-kesehatan-nomor-hk0107menkes15962024. Available at: https://jdih.kemkes.go.id/documents/keputusan-menteri-kesehatan-nomor-hk0107menkes15962024.
Rahayu, E.P. et al. (2024) ‘Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran Pada Pekerja di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau’, ARSY: Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat, 5(1), pp. 16–22.
Rahmi, S.A. et al. (2026) Akreditasi Rumah Sakit: Mutu Pelayanan, Keselamatan Pasien, Dan Implementasi Standar KMK No. HK. 01.07/MENKES/1596/2024. Rafaka Insan Mulia.
Rifdha, A. et al. (2024) ‘Analisis Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran dan Komitmen Manajamen Rumah Sakit di Indonesia’, Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 2(2), pp. 97–107.
Wahdania, A., Rahayu, E.P. and Purwonegoro, H.M. (2025) ‘Analisis Penerapan Sistem Tanggap Darurat Kebakaran di RS X Kota Dumai’, Shihatuna: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(2), pp. 198–205.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Nuris Kushayati, Indrawati Indrawati, Iil Dwi Lactona

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


This work is licensed under a