LITERATURE REVIEW KONSUMSI TEH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA
A Literature Review: Tea Consumption with Anemia Incidence in Adolescents
DOI:
https://doi.org/10.33023/jikep.v8i2.1033Keywords:
Anemia remaja, Konsumsi tehAbstract
Tannin merupakan salah satu kandungan dalam teh yang dapat menghambat absorbsi zat besi. Kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada remaja. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menggunakan pendekatan Tradisional Revie. Artikel diambil 2 database yaitu PubMed dan Google Schoolar dari tahun 2016-2020. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur : “Anemia in Adolescents and Tea Consumption”, “Iron Deficiency in Adolencens and Tea Consumption”, “Anemia pada Remaja dan Konsumsi Teh”. Hasil review dari 11 artikel yang ditemukan menunjukkan bahwa seluruh remaja mengonsumsi teh dan mengalami anemia. Hasil analisis dari sembilan artikel menunjukkan adanya hubungan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada remaja dan 3 artikel diantaranya menunjukkan remaja yang mengonsumsi teh 1-3 kali lebih berisiko mengalami anemia dibandingkan remaja yang tidak mengonsumsi teh. Remaja harus memperhatikan gaya hidup serta asupan nutrisi dalam makanannya, terutama makanan yang mengandung sumber zat besi yang tinggi dan menghindari makanan yang mengandung zat inhibitor zat besi yang salah satunya adalah teh.
Downloads
References
Adriani, M. and Wirjatmadi, B. (2016) Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. 3rd edn. Jakarta: Prenadamedia Group.
Apriadji, W. H. (2013) Sukses Bisnis Kuliner Rumahan dengan Modal Rp 100-200 Ribu: Cake, Kue, Puding, dan Minuman Teh Hijau. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kartik, S. et al. (2019) 'Health effects, sources, utilization and safety of tannins?: a critical review Kartik Sharma, Vikas Kumar, Jaspreet Kaur, Beenu Tanwar, Ankit Goyal ', Toxin Reviews. Taylor & Francis, 0(0), pp. 1–13. DOI: 10.1080/15569543.2019.1662813.
Listiana, A. (2016) ‘Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Gizi Besi pada Remaja Putri di SMKN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah’, Jurnal Kesehatan, 7(3), p. 455. doi: 10.26630/jk.v7i3.230.
Marmi (2013) Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Martina, S. and Abdillah, F. (2020) ‘Pola Komersialisasi Teh Hijau pada Industri Hospitality?: Pandangan Pelaku Usaha’, Jurnal Pariwisata, 3(1), pp. 1–12.
Numala, I. (2020) Mewujudkan Remaja Sehat Fisik, Mental dan Sosial (Model Intervensi Helath Educator for Youth). Surabaya: Airlangga University Press.
Nurbadriyah, W. D. (2019) Anemia Defisiensi Besi. Yogyakarta: Deepublish.
Pottola et al. (2020) Gizi Kesehatan dn Penyakit. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Rahmi, R. and Puspita, R. (2020) Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media.
Royani, I., Irwan, A. A. and Arifin, A. (2017) ‘PENGARUH MENGONSUMSI TEH SETELAH MAKAN TERHADAP KEJADIAN ANEMIA DEFISIENSI BESI PADA REMAJA PUTRI’, UMI Medical Journal, 2 No 2.
Somantri, R. (2011) Kisah Dan Khasiat Teh. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Widyanigsih, T. D., Wijayanti, N. and Nugrahini, N. I. P. (2017) Pangan Fungsional: Aspek Kesehatan, Evaluasi dan Regulasi. Malang: UB Press.
Wirawan, I. M. C. (2013) Kata Dokter. Jakarta: PandaMedia.
Published
How to Cite
Issue
Section
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to remix, adapt and build upon the work with an acknowledgment of the work's authorship and of the initial publication in Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).
- Authors are permitted to copy and redistribute the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).





