Pengaruh GENSMART berbasis teman sebaya terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi
The effect of peer-based gensmart on adolescents knowledge and attitudes about reproductive health
DOI:
https://doi.org/10.33023/jikep.v12i1.2956Keywords:
Adolescent Reproductive Health, Attitude, GENSMART, Health Education, KnowledgeAbstract
Masalah kesehatan reproduksi remaja masih menjadi isu penting di Indonesia. Kurangnya informasi dan metode penyampaian yang kurang menarik bagi remaja menambah urgensi untuk melakukan pendekatan edukatif yang relevan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh GENSMART berbasis teman sebaya terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas bina prestasi (BINPRES) kelas 7 dan 8 di SMP Negeri 1 Paciran sebanyak 107 responden, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan sikap, yang telah diadopsi dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, sebagian besar siswa memiliki pengetahuan kurang dan hampir seluruhnya memiliki sikap baik. Namun setelah intervensi, hampir seluruhnya siswa memiliki pengetahuan cukup dan seluruh siswa menunjukkan sikap baik. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan adanya pengaruh intervensi pelatihan GENSMART terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa tentang kesehatan reproduksi. Upaya seperti pelatihan GENSMART dapat direkomendasikan sebagai program berkelanjutan yang melibatkan tenaga kesehatan dan pendidik untuk mendorong peningkatan literasi kesehatan reproduksi sejak dini.
Downloads
References
Andayani, L. S., & Harahap, J. (2017). Pengaruh Peer Education terhadap Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalHIV/AIDS. Semanticscholar.
BKKBN. (2021). Peningkatan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta.
Fitri, D. E., & Jamiati. (2020). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Metode Audio Visual Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene. Health Care?: Jurnal Kesehatan, 9(2), 53–60. https://doi.org/10.36763/healthcare.v9i2.87
Fitriyani, T., & Oktanasari, W. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Keputihan Dengan Penanganan Keputihan Pada Siswi Kelas X SMK YPE Sumpiuh Kabupaten Banyumas Tahun 2018. Kesmas Indonesia, 11(2), 131–140.
Juariah. (2021). Pemberdayaan Sebaya dalam Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja di Jalur Pantai Utara Jawa Barat. Yogyakarta : Jejak Pustaka, hlm. 7-9.
Kemenkes, K. (2021). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Kemenkes RI. Retrieved from https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas/
Legiati, T., Hidayanti, D., & Indrayani, D. (2019). Pengaruh Peer Education terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Efikasi Diri Remaja Putri tentang Pubertas. Jurnal Bimtas, 3(1), 13–23.
Mulyawan, A. (2023). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan Hiv/Aids. Jurnal Pendidikan Keperawatan Dan Kebidanan, 2(4), 28–41.
Nasution, I. P. A., & Manik, B. S. I. G. (2020). Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Remaja tentang Kesehatan Reproduksi di SMK Negeri 8 Medan. SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal, 2(1), 38–43.
Naully, P. G., & Romlah, S. (2018). Prevalensi HIV dan HBV pada Kalangan Remaja. Jurnal Kesehatan, 9(2), 280–288.
Ningtias, R. P., Noviati, E., Purwati, A. E., & Kurniawan, R. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan Remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6 SE-Articles). https://doi.org/10.37287/jppp.v6i6.5003
Oktafirnanda, Y., Syari, M., & Agustina, W. (2024). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Perilaku Seks Berisiko. Jurnal Maternitas Kebidanan, 9(1), 97–107.
Ramírez-Villalobos, D., Monterubio-Flores, E. A., Gonzalez-Vazquez, T. T., Molina-Rodríguez, J. F., Ruelas-González, M. G., & Alcalde-Rabanal, J. E. (2021). Delaying sexual onset: outcome of a comprehensive sexuality education initiative for adolescents in public schools. BMC Public Health, 21, 1–9.
Shibuya, F., Estrada, C. A., Sari, D. P., Takeuchi, R., Sasaki, H., Warnaini, C., … Kobayashi, J. (2023). Teachers’ conflicts in implementing comprehensive sexuality education: a qualitative systematic review and meta-synthesis. Tropical Medicine and Health, 51(1), 18.
Timor, T. K., Donsu, J. D. T., & Susana, S. A. (2017). Gambaran Sikap Keluarga Tentang Pencegah Penyakit Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Piyungan Bantul. Caring: Jurnal Keperawatan, 6(1), 51–59.
Trisiswati, M., Maulidya, S., Indrasari, O., Huda, P. N., Salsabila, A. N., & Damayanti, M. N. (2022). Peningkatan Pemahaman Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Peran Peer Counselor Di Sekolah Menengah Atas Kecamatan Sawah Besar, Kemayoran, Cempaka Putih Jakarta Pusat. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(1), 154–162.
Utami, A. S., & Fidora, I. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan remaja. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 5(2), 73–82.
Wahyudin, A., & Zohriah, A. (2021). Ruang lingkup manajemen pendidikan. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini, 6(01), 25–46.
WHO. (2020). Adolescent pregnancy fact sheet. Adolescent Pregnancy Fact Sheet. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy
Yunika, R. P., Al Fariqi, M. Z., Cahyadi, I., Yunita, L., & Rahmiati, B. F. (2022). Pengaruh Edukasi PHBS Terhadap Tingkat Pengetahuan pada Yayasan Jage Kestare. Karya Kesehatan Siwalima, 1(1), 28–32.
Yusfarani, D. (2020). Pengetahuan dan sikap mahasiswi program studi pendidikan islam anak usia dini (piaud) tentang kesehatan reproduksi. Jurnal’Aisyiyah Medika, 5(1).
Zhang, Y. (2018). Family functioning in the context of an adult family member with illness: A concept analysis. Journal of Clinical Nursing, 27(15–16), 3205–3224.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Dina Ayu Shofiyanti, Heny Ekawati, Wahyu Retno Gumelar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to remix, adapt and build upon the work with an acknowledgment of the work's authorship and of the initial publication in Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).
- Authors are permitted to copy and redistribute the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).





