Kader posyandu sebagai ujung tombak deteksi dini masalah gizi pada balita
Posyandu health volunteer as the frontline in early detection of nutritional problems in toddlers
DOI:
https://doi.org/10.33023/jikep.v12i1.2958Keywords:
Toddlers, Early Detection, Nutrition, Posyandu Cadres, ILP PosyanduAbstract
Masalah gizi pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, Karangasem. Tingginya angka stunting dan kurang optimalnya pemantauan pertumbuhan menunjukkan perlunya penguatan deteksi dini di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran kader Posyandu dalam deteksi dini masalah gizi balita. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, melibatkan 15 informan kunci (kader, ibu balita, perbekel, bidan desa, dan perawat). Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader berperan sebagai pemantau, pencatat, edukator, dan pelacak. Sebagai pemantau, kader melakukan pengukuran antropometri rutin dan mengidentifikasi kasus stunting. Sebagai pencatat, kader mendokumentasikan pengukuran ke KMS, SIP, dan membantu pelaporan E-PPGBM. Sebagai edukator, kader memberikan penyuluhan mengenai ASI eksklusif, MP-ASI, dan grafik pertumbuhan. Sebagai pelacak, kader melakukan kunjungan rumah pada balita yang tidak hadir atau berisiko gizi. Temuan menegaskan peran penting kader Posyandu dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan masalah gizi balita.
Downloads
References
Chasanah, N. (2024). Transformasi layanan Posyandu berbasis Integrasi Layanan Primer. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.
Fitri, N., & Zulisa, E. (2022). Pengaruh pengetahuan kader terhadap kemampuan deteksi dini stunting di Posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 85–92.
Handayani, R., & Suryani, N. (2021). Analisis kemampuan kader dalam pengukuran pertumbuhan anak balita. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(1), 34–41.
Holifah, N., & Yuliati, L. N. (2022). Peran kader dalam edukasi gizi balita di Posyandu terpadu. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(1), 45–53.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023a). Pedoman pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023b). Hasil utama Riskesdas 2023. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Manalu, A., & Faisal, M. (2024). Efektivitas komunikasi interpersonal kader dalam meningkatkan pemahaman ibu balita. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 7(1), 22–30.
Notoatmodjo, S. (2022). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Nuzula, M., Ramadani, S., & Yuliani, D. (2023). Hubungan peran kader dengan status gizi balita di Posyandu. Jurnal Gizi Indonesia, 12(1), 13–20.
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2015). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250–265. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158
Rasyidah, N., Amelia, R., & Sari, M. (2023). Pelatihan kader dalam penggunaan E-PPGBM dan dampaknya terhadap akurasi data gizi balita. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 5(1), 58–65.
Sekarini, N. M. A., Putra, I. K. G., & Mulyadi, N. G. (2022). Keterlibatan kader dalam tindak lanjut kasus gizi buruk pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(2), 104–111.
Wahyuningsih, D., & Setiyaningsih, L. (2019). Hubungan antara kinerja kader Posyandu dengan status gizi balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(1), 77–84.
Zakkiyah, N., & Suhartatik, S. (2022). Partisipasi ibu balita dalam kegiatan Posyandu sebagai faktor penentu keberhasilan pemantauan gizi. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 13(2), 129–136.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Ni Ketut Desi Antari, Desak Putu Risna Dewi , Nyoman Sri Ariantini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to remix, adapt and build upon the work with an acknowledgment of the work's authorship and of the initial publication in Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).
- Authors are permitted to copy and redistribute the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).





