Efektivitas dan efek samping penggunaan suplementasi zinc dalam penatalaksanaan diare pada anak: Literature review

Effectiveness and side effects of zinc supplementation in the management of diarrhea in children: Literature review

Authors

  • Neng Nurul Khotimah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Regina Venus Yuniar Universitas Pendidikan Indonesia
  • Silvany Eka Puteri Universitas Pendidikan Indonesia
  • Akhmad Ryan Hidayat Universitas Pendidikan Indonesia
  • Silvia Agnesty Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ailsa Shakira Maulani
  • Heri Ridwan Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33023/jikep.v12i1.2960

Keywords:

Anak, Diare, Efektivitas, Efek Samping, Suplementasi Zinc

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penanganan yang kurang tepat dapat memperburuk kondisi anak akibat kehilangan cairan dan elektrolit. Salah satu terapi tambahan yang direkomendasikan adalah suplementasi zinc, yang dapat mempercepat regenerasi mukosa usus, meningkatkan kekebalan tubuh, dan membantu perbaikan penyerapan nutrisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas serta efek samping penggunaan suplementasi zinc dalam tatalaksana diare pada anak. Metodologi yang digunakan adalah literature review dengan mencari artikel dari Google Scholar, PubMed, dan Crossref dari tahun 2015–2025. Dari total 406 artikel yang ditemukan, diseleksi tujuh studi relevan dengan metode eksperimen, quasi eksperimen, dan deskriptif retrospektif. Hasil dari sintesis menunjukkan bahwa pemberian suplementasi zinc dapat secara efektif mengurangi durasi dan frekuensi diare, mempercepat proses penyembuhan, serta mengurangi risiko kekambuhan sekitar 27–34%. Kombinasi zinc dengan probiotik juga terbukti lebih efektif daripada penggunaan secara terpisah. Efek samping yang biasanya muncul cenderung ringan, seperti mual atau rasa logam di mulut, dan tidak memerlukan penghentian terapi. Oleh karena itu, suplementasi zinc adalah intervensi yang aman dan efisien sebagai terapi tambahan diare pada anak. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan melakukan pemantauan agar terapi dapat memberikan manfaat secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, M., Hayyat, Z., Naz, S., Qadir, A., Abbas, H., Azam, R., & Khan, A. (2023). Comparison of Mean Change in Frequency of Stool with Zinc Supplementation versus Placebo in Children with Acute Diarrhoea. Esculapio.

Alda, N. I. (2022). Karakteristik pasien gastroenteritis pada anak umur di bawah 5 tahun (balita) yang dirawat inap di Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode 2019–2020 (Doctoral dissertation). Universitas Hasanuddin.

Anbhuselvam, V. L., Karyana, I. P. G., & Purniti, N. P. S. (2019). Implementasi lintas diare dan penggunaan obat antidiare pada anak dengan diare. Intisari Sains Medis, 10(3).

Christi, H., Tjahjono, K., & Syauqy, A. (2023). Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(3), 1092.

Dhingra, U., Kisenge, R., Sudfeld, C. R., et al. (2020). Lower-dose zinc for childhood diarrhea — A randomized, multicenter trial. The New England Journal of Medicine, 383(13), 1231–1241.

Fischer Walker, C. L., Fontaine, O., Young, M. W., Black, R. E., & Bhutta, Z. A. (2019). Zinc and low osmolarity oral rehydration salts for diarrhea: Improved treatment outcomes in children. American Journal of Clinical Nutrition, 110(4), 955–963.

Haider, B. A., Bhutta, Z. A., & Black, R. E. (2021). Zinc supplementation for the treatment and prevention of diarrhea in children: Evidence and implications. The Lancet Global Health, 9(5), e567–e579.

Herlinda, C., Yuliana, R., & Pratama, A. (2023). Effect of combined zinc and probiotic supplementation on recovery of acute diarrhea in children. International Journal of Pediatric Nursing Practice, 5(1), 22–30.

Igiasi, N. I. S. R. (2023). Hubungan pendidikan ibu, kepadatan rumah dan status gizi terhadap kejadian infeksi cacing usus pada anak sekolah dasar di Kota Makassar (Doctoral dissertation). Universitas Hasanuddin.

Jahan, A., Mir, H., Mohammad, J., et al. (2025). The effect of zinc supplementation on the duration of acute watery diarrhea in children aged 6 months to 5 years old. Indus Journal of Bioscience Research (IJBR), 3(3), 45–52.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman nasional tatalaksana diare pada anak. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman nasional penatalaksanaan diare pada anak. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI.

Lamberti, L. M., Walker, C. L. F., Black, R. E., & Chopra, M. (2015). Oral zinc for the treatment of acute diarrhoea in children: A systematic review. BMC Public Health, 15, 129.

Lazzerini, M., & Wanzira, H. (2016). Oral zinc for treating diarrhoea in children. Cochrane Database of Systematic Reviews, 12, CD005436.

Manoppo, J. I., Dundu, A., & Ticoalu, S. (2016). Pengaruh pemberian zinc terhadap lama dan frekuensi diare akut pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. e-CliniC, 4(2), 1–7.

Masta Hutasoit, M. H., & Latifah Susilowati, L. S. (2020). Zinc Supplementation and Recurrent Diarrhea in Children in Kasihan Primary Health Care. Jurnal Ners & Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Nursing & Midwifery, 8(1), 74-81.

Patel, A., Mamtani, M., & Dibley, M. J. (2020). Zinc supplementation for the treatment of acute diarrhoea in children: A systematic review and meta-analysis. BMC Public Health, 20(1), 1295.

Patel, A. B., Dibley, M. J., Mihrshahi, S., & Tiwari, R. (2023). Long-term preventive effects of zinc supplementation on recurrent diarrhea in children: A randomized controlled trial. PLOS ONE, 18(2), e0281243.

Rosidy, D. (2015). Diare akut pada anak dan penatalaksanaannya. Jurnal Keperawatan Indonesia, 18(1), 45–53.

Sari, I. (2022). Perbandingan Efektivitas Terapi Zink dengan Tanpa Zink Pada Pasien Diare Anak Rawat Inap Di Rumah Sakit Pancur Batu. JOURNAL HEALTH OF EDUCATION, 2(2), 1-5

Sazawal, S., Black, R. E., Dhingra, U., et al. (2020). Safety of zinc supplementation in young children: A systematic review and meta-analysis. Nutrition Reviews, 78(8), 662–673.

Troeger, C., Forouzanfar, M., Rao, P. C., Khalil, I., Brown, A., Swartz, S., ... & Reiner, R. C. (2018). Estimates of global, regional, and national morbidity, mortality, and aetiologies of diarrhoeal diseases: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2015. The Lancet Infectious Diseases, 17(9), 909–948.

UNICEF, & WHO. (2019). Ending preventable child deaths from pneumonia and diarrhoea by 2025: The integrated Global Action Plan for Pneumonia and Diarrhoea (GAPPD). Geneva: World Health Organization.

UTOMO, F., Fatmawati, F., Fatimah, S., Stianto, M., & Veronila, S. (2025). Efektivitas Zinc Untuk Atasi Diare Pada Balita. Judika (Jurnal Nusantara Medika), 9(2), 11-18.

Wessells, K. R., Hinnouho, G. M., Barffour, M. A., Arnold, C. D., Kounnavong, S., Kewcharoenwong, C., ... & Hess, S. Y. (2019). Impact of daily preventive zinc or therapeutic zinc supplementation for diarrhea on plasma biomarkers of environmental enteric dysfunction among rural Laotian children: a randomized controlled trial. The American journal of tropical medicine and hygiene, 102(2), 415.

World Health Organization. (2017). Diarrhoeal disease: Key facts. WHO Media Centre.

World Health Organization. (2023). Diarrhoeal disease: Key facts. World Health Organization.

Wulandari, A., & Tuldjanah, M. (2022). Swamedikasi Penggunaan Tablet Zinc untuk Diare pada Pasien Dewasa di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Jurnal Masyarakat Berdaya dan Bermitra (MATRA), 1(1), 7-13.

Yakoob, M. Y., Theodoratou, E., Jabeen, A., Imdad, A., Eisele, T. P., Ferguson, J., & Bhutta, Z. A. (2018). Preventive zinc supplementation in developing countries: Impact on mortality and morbidity due to diarrhea, pneumonia and malaria. BMC Public Health, 18, 539.

Yulianti, D., & Suryani, L. (2019). Efektivitas suplementasi zinc terhadap penurunan frekuensi diare pada anak usia balita di Puskesmas Sidoarjo. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak Indonesia, 2(1), 15–22.

Published

2026-02-12

How to Cite

Khotimah, N. N., Yuniar, R. V. ., Puteri, S. E. ., Hidayat, A. R. ., Agnesty, S. ., Maulani, A. S. ., & Ridwan, H. . (2026). Efektivitas dan efek samping penggunaan suplementasi zinc dalam penatalaksanaan diare pada anak: Literature review: Effectiveness and side effects of zinc supplementation in the management of diarrhea in children: Literature review. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 12(1), 71-80. https://doi.org/10.33023/jikep.v12i1.2960