Pengaruh kombinasi tandem walking exercise dan core stability exercise terhadap keseimbangan berjalan pada pasien Cerebrovascular Accident (CVA)

The effect of combination of tandem walking exercise and core stability exercise on walking balance in Cerebrovascular Accident (CVA) patients

Authors

  • Malika Puspita Urifah Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Trijati Puspita Lestari Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Rizky Asta Pramestirini Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.33023/jikep.v12i1.3029

Keywords:

Core Stability Exercise, Cerebrovascular Accident (CVA), Keseimbangan Berjalan, Tandem Walking Exercise.

Abstract

Keseimbangan berjalan pada pasien Cerebrovascular Accident (CVA) dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi tandem walking exercise dan core stability exercise terhadap keseimbangan berjalan pada pasien Cerebrovascular Accident  (CVA). Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Jumlah populasi 50 pasien yang di ambil sampel berjumlah 37 pasien yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keseimbangan berjalan adalah Time Up and Go Test (TUGT). Tandem walking exercise dan core stability exercise dilakukan selama 3 kali seminggu selama 2 minggu sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terapi kombinasi tandem walking exercise dan core stability exercise untuk meningkatkan keseimbangan berjalan. Terapi ini bertujuan untuk melatih koordinasi, kekuatan otot inti, dan stabilitas tubuh. Kombinasi keduanya terbukti efektif membantu pasien Cerebrovascular Accident (CVA) berjalan lebih stabil.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Malika Puspita Urifah, Universitas Muhammadiyah Lamongan

Mahasiswa S1 keperawatan Umla

Rizky Asta Pramestirini, Universitas Muhammadiyah Lamongan

Dosen S1 keperawatan UMLA

References

Ansori, Manual, U., Brämswig, K., Ploner, F., Martel, A., Bauernhofer, T., … Baker, D. (2022). Pengaruh Pemberian Tandem Walking Exercise Dengan Core Stability Exercise Terhadap Peningkatan Dynimic Balance Pada Pasien Pasca Stroke Hemiparesis. Science, 7(1), 1–8.

Dedi., et al. (2023). Profil Penggunaan Obat Pada Pasien Stroke Iskemik Pada Pasien Di Poli Neurologi. Borneo Nursing Journal (BNJ), 5(1), 36–45.

Dinkes Lamongan. (2021). Dinas kesehatan Kabupaten lamongan. Profil Kesehatan Kabupaten Lamongan.

Enny Fauziah et., al. (2021). Penatalaksanaan Fisioterapi untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Lansia dengan Teknik Core Stability Exercise dan Tandem Walking Exercise. FISIO MU: Physiotherapy Evidences, 3(1), 16–22. https://doi.org/10.23917/fisiomu.v3i1.14126

Fauziah, E., Zulfah, K., & Oktaviani, Y. E. (2022). Penatalaksanaan Fisioterapi untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis Lansia dengan Teknik Core Stability Exercise dan Tandem Walking Exercise, 3(1).

Jemmi., et al. (2021). Pengaruh Penerapan Motor Relearning Programme(MRP) Terhadap Peningkatan Keseimbangan Berdiri Pada Pasien Stroke Hemiplegi, 11(2), 126–143.

Kementrian Kesehatan RI. (2023). Data CVA Menurut Kemenkes, 5(1). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v5i1.1092

Kurniawati., et al. (2021). Efektifitas Antar Latihan Jalan Tandem Dengan Gaze Stabiliti Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Tubuh Pada Pasien Stroke Di RSUD Dr. M Yunus Bengkulu. Universitas Nusantara PGRI Kediri, 01, 1–7.

Lijang, H. D. B., Sabri, R., & Yuliharni, S. (2023). Gambaran Risiko Jatuh Pada Lansia Menggunakan Time Up and Go Test. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 8(3), 511–519.

Mikhael Caraka., et al. (2020). Berg Balance Test (Bbt) Dan Time Up And Go Test (Tugt) Sebagai Indikator Prediksi Jatuh Pada Lansia.

Rachmawati, A., Sukarya, S. S., Akbar, A. S., Insan, N., Effendy, S., Tosepu, R., … Di, A. (2023). Jurnal kesehatan Masyarakat Celebes, 04(02), 1–8.

Rahmadani., et al. (2020). Peningkatan Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Hemiparrse Melalui Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif, 1(0), 1–23.

Rika Widianita, D. (2023). Fisioterapi Untuk Meningkatkan Keseimbangan Pasien Hemiparese Pasca Stroke Non Hemoragik. At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam, VIII(I), 1–19.

Safitriyanti ., et al. (2025). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Pengaruh Mirror Therapy Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien, 10(1), 130–134.

Vione., et al. (2023). Pengaruh Core Stability Exercise Terhadap Keseimbangan Berjalan Pasien Pasca Stroke di RSU Gunung Maria Tomohon. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 1(April), 303–312.

World Stroke Organization. (2022). Global Stroke Fact Sheet 2022 Purpose?: Data sources?: World Stroke Organization (WSO), 13, 1–14.

Published

2026-02-28

How to Cite

Urifah, M. P., Lestari, T. P., & Pramestirini, R. A. (2026). Pengaruh kombinasi tandem walking exercise dan core stability exercise terhadap keseimbangan berjalan pada pasien Cerebrovascular Accident (CVA): The effect of combination of tandem walking exercise and core stability exercise on walking balance in Cerebrovascular Accident (CVA) patients. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 12(1), 137-142. https://doi.org/10.33023/jikep.v12i1.3029