Pengaruh bimbingan fisik dan mental terhadap resiliensi pada remaja putri di Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak Daerah Istimewa Yogyakarta

The effect of physical and mental guidance on resilience in adolescent females at Social Rehabilitation and Child Care Center Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Sitti Khadijah Prodi Kebidanan Program Sarjana UNRIYO
  • Dheska Arthyka Palifiana Prodi Pendidikan Program Profesi Bidan Program Profesi UNRIYO
  • Ririn Wahyu Widayati Prodi Keperawatan Program Sarjana UNRIYO
  • Tia Amestiasih Prodi Keperawatan Program Sarjana UNRIYO
  • Hasnah Hanifah Rinardi Prodi Keperawatan Program Sarjana UNRIYO
  • Feriawan Agung Nugroho Prodi Keperawatan Program Sarjana UNRIYO

DOI:

https://doi.org/10.33023/jikep.v12i2.3030

Keywords:

Fisik, Mental, Resiliensi, Remaja

Abstract

Remaja rentan mengalami stress dan masalah kesehatan mental, sehingga dibutuhkan pondasi yang melindungi remaja seperti self resilience. Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak (BRSPA) bertugas melakukan rehabilitasi dan pengasuhan anak terlantar hingga berusia 18 tahun, setelahnya dikembalikan kepada kelurga atau mereka mulai menempuh kehidupan selanjutnya. Sehingga diperlukan kemampuan self resilience yang baik  agar remaja dapat menghadapi situasi sulit dalam kehidupan. Menganalisis efektivitas dari bimbingan kesehatan fisik dan mental terhadap self resilience dan Pengasuhan Anak Daerah Istimewa Yogyakarta. Jenis penelitian kuantitatif dengan quasi experimental design dan pendekatan one group pre post test design. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri sejumlah 25 orang dengan menggunakan total sampling. Intervensi yang diberikan berupa bimbingan fisik dalam bentuk senam dan bimbingan mental dalam bentuk aktivitas group guidance. Resiliensi diukur menggunakan alat ukur Child Youth Resilience Measure-Revised (CYRM-R).Uji analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test untuk membandingkan nilai self resilience. Sebelum pelaksanaan bimbingan fisik dan mental, responden memiliki resiliensi mayoritas dalam kategori rendah. Sedangkan setelah dilaksanakan bimbingan fisik dan mental, responden mayoritas memiliki resiliensi dalam kategori rendah dan sedang dengan frekuensi yang sama. Sehingga terdapat perbedaan resiliensi diri sebelum dan sesudah bimbingan fisik dan mental.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akmala, L. A. (2019). Efektivitas pelatihan self-compassion untuk meningkatkan resiliensi pada anak keluarga tidak harmonis. Jurnal Psikologi Islam, 6(1), 13–24.

Castro, V., Johnson, M. B., & Smith, R. (2008). Self-Reported Resilient Behaviors of Seventh and Eighth Grade Students Enrolled in an Emotional Intelligence Based Program. Journal of School Counseling, 6(27), n27.

Everall, R. D., Altrows, K. J., & Paulson, B. L. (2006). Creating a future: A study of resilience in suicidal female adolescents. Journal of Counseling & Development, 84(4), 461–470.

Fachrial, L. A., & Herdiningtyas, K. (2023). Pengaruh Self Compassion Terhadap Resiliensi Pada Remaja Yang Memiliki Orang Tua Tunggal. Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(3), 25–31.

Hagen, R., Havnen, A., Hjemdal, O., Kennair, L. E. O., Ryum, T., & Solem, S. (2020). Protective and vulnerability factors in self-esteem: the role of metacognitions, brooding, and resilience. Frontiers in Psychology, 11, 1447.

Hastuti, R., Tiofanny, J., & Angelina, V. (2024). Psikoedukasi Membangun Resiliensi Sebagai Strategi untuk Pengembangan Diri Generasi-Z. Gotong Royong: Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat, 4(1), 23–28.

Hatari, S., & Setyawan, I. (2020). Hubungan antara self compassion dengan resiliensi pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di fakultas psikologi universitas diponegoro. Jurnal Empati, 7(1), 54–59.

Hermansyah, M. T. (2019). Relationship between self compassion and resilience among adolescents whose parents are divorced. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 5(2), 162–169.

Khairun, D. Y., & Alhakim, I. (2017). Meningkatkan resiliensi remaja melalui bibliocounseling. Jurnal Penelitian Bimbingan Dan Konseling, 2(1).

Liu, Q., Jiang, M., Li, S., & Yang, Y. (2021). Social support, resilience, and self-esteem protect against common mental health problems in early adolescence: A nonrecursive analysis from a two-year longitudinal study. Medicine, 100(4), e24334.

Ma, X., Yang, Y., Wei, Q., Jiang, H., & Shi, H. (2021). Development and validation of the reproductive health literacy questionnaire for Chinese unmarried youth. Reproductive Health, 18, 1–11.

Mir’atannisa, I. M., Rusmana, N., & Budiman, N. (2019). Kemampuan adaptasi positif melalui resiliensi. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice, and Research, 3(02), 70–75.

Muliana, M., Ahmad, A., & Yuhasriati, Y. (n.d.). Perkembangan Sosial Emosional Anak dari Keluarga yang Bercerai di Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya. Syiah Kuala University.

Nisa, M. K., & Muis, T. (2016). Studi tentang daya tangguh (resiliensi) anak di panti asuhan sidoarjo. Jurnal BK Unesa, 6(3), 40–44.

Niswara, A. F., & Pudjiastuti, E. (2018). Studi deskriptif mengenai resiliensi pada remaja yang ditinggal ayah meninggal secara mendadak di kelurahan babakan ciparay bandung. Prosiding Psikologi, 4(1), 379–386.

Puspitaningrum, N. P. P., & Pudjiati, S. R. R. (2021). Peran resource dan vulnerability index of resilience terhadap distres psikologis remaja saat pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 9(2), 156–163.

Putri, S. B. N., & Oktaviana, W. (2024). Hubungan Tingkat Resiliensi dengan Ide Bunuh Diri pada Remaja di SMK Muhammadiyah Kartasura. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(1), 1–7.

Rahmawati, D. W. I. (2021). Penerapan Bibliocounseling Untuk Meningkatkan Resiliensi Diri (Self Resilience) Peserta Didik Di Masa Pembelajaran Daring. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 1(3), 122–131.

Ramadhani, A., & Nur, H. (2025). Peran Resiliensi Dalam Pengembangan Diri Remaja: Studi Literatur. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9).

Simanullang, R., & Tambunan, D. M. (2024). Hubungan Self-Compassion Dengan Resiliensi Pada Anak Usia Sekolah-Remaja Di Panti Asuhan Anugerah Kasih Abadi Medan Estate. Indonesian Trust Nursing Journal, 2(3), 40–49.

Simorangkir, J., Lubis, B., Nababan, M. L., Simamora, M. R., & Agustina, W. (2020). Penguatan Resiliensi Remaja Bermasalah melalui Pengembangan Materi Modul Bimbingan dan Konseling. SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 96–103.

Van Rensburg, A., Theron, L., & Rothmann, S. (2019). A social ecological modeled explanation of the resilience processes of a sample of Black Sesotho-speaking adolescents. Psychological Reports, 122(4), 1211–1234.

Published

2026-06-28

How to Cite

Khadijah, S. ., Palifiana, D. A. ., Widayati, R. W. ., Amestiasih, T. ., Rinardi, H. H., & Nugroho, F. A. . (2026). Pengaruh bimbingan fisik dan mental terhadap resiliensi pada remaja putri di Balai Rehabilitasi Sosial dan Pengasuhan Anak Daerah Istimewa Yogyakarta: The effect of physical and mental guidance on resilience in adolescent females at Social Rehabilitation and Child Care Center Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 12(2), 181-186. https://doi.org/10.33023/jikep.v12i2.3030