Efektifitas edukasi kesehatan reproduksi dengan mengunakan video terhadap pengetahuan remaja
The effectiveness of reproductive health education using video on adolescents' knowledge
DOI:
https://doi.org/10.33023/jikep.v12i1.3145Keywords:
Edukasi, Media video, Pengetahuan, Kesehatan reproduksi, RemajaAbstract
remaja adalah seks bebas, kehamilan diluar nikah, aborsi, persalinan dini, penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS. Upaya yang tepat dilakukan dalam menangani kesehatan reproduksi remaja yaitu dengan cara edukasi kesehatan karena dapat meningkatkan kontrol diri dan memperbaiki kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan reproduksi dengan penggunaan media video terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Penelitian dilaksanakan di SMPN Muhammadiyah 36 Jakarta Selatan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen NonEquivalent Control Group Design Pretest and Posttest. Responden penelitian ini berjumlah 136 responden dipilih dengan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata pengetahuan sebelum diberikan edukasi kesehatan reproduksi sremaja mengalami peningkatan, Hasil uji statistik didapatkan nilai P Value 0,000, dapat disimpulkan ada perbedaan yang siqnifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan reproduksi remaja dengan media video di SMP Muhammadiyah 36 Jakarta Selatan. Pada remaja di sekolah atau di masyarakat melalui edukasi dengan media video agar terhindar dari perilaku negatif kesehatan reproduksi antara lain pergaulan atau seks bebas, narkoba, kehamilan di luar nikah, aborsi, pernikahan usia dini, HIV/ AIDS.
Downloads
References
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2017). Survei demografi dan kesehatan: Kesehatan reproduksi remaja 2017. BKKBN.
Badan Pusat Statistik. (2020). Hasil sensus penduduk 2020. (Dipublikasikan secara online).
Chandra-Mouli, V.et al (2015). Twenty years after International Conference on Population and Development: Where are we with adolescent sexual and reproductive health and rights? Journal of Adolescent Health, 56(Supplement 1), S1–S6.
Fariningsih. (2024). Efektivitas penggunaan media video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi. Jurnal Kesehatan Afinitas, 6(12).
Hald, G. M., & Mulya, T. W. (2013). Pornography consumption and non-marital sexual behaviour in a sample of young Indonesian university students. Culture, Health & Sexuality, 15(8), 981–996. doi:10.1080/13691058.2013.802013.
Hidayaningsih, P. S. (2014). Perilaku berisiko dan permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 5(2).
Isni, K., et al. (2020). Upaya penanggulangan masalah kesehatan reproduksi remaja di Kecamatan Jetis, Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mayer, R. (1997). Pembelajaran multimedia. Psikolog Pendidikan, 32(1), 1–19.
Pinandari, A. W., Wilopo, S. A., & Djauhar, I. (2015). Pendidikan kesehatan reproduksi formal dan hubungan seksual pranikah remaja Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 10.
Rahma, M. (2018). The relation between sexuality knowledge and sexual behavior of adolescents at senior high school 1 Subang. Midwifery Journal, 5, 17–25.
Suharti, S., & Surmiasih, S. (2016). Rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi sebagai penyebab perilaku seks bebas pada remaja. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 56–60. https://doi.org/10.30604/jika.v1i1
Tanjaya. (2025). Pengaruh media edukasi berbasis video terhadap tingkat pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi di SMA Muhammadiyah Pontianak. Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 3(2).
World Health Organization. (2024, November 26). Adolescents: Health risks and solutions. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescents-health-risks-and-solutions
World Health Organization, Child and Adolescent Health Unit. (2017). Adolescent health and development. SEARO.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Idriani, Ernirita, Awaliah, Eni Widiastuti, Masmun Zuryati, Erwan Setiyono, Siti Rochanah, Febi Sukma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to remix, adapt and build upon the work with an acknowledgment of the work's authorship and of the initial publication in Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).
- Authors are permitted to copy and redistribute the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing).





