HUBUNGAN RIWAYAT ANEMIA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BATITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GALESONG KABUPATEN TAKALAR

The Relationship Between History of Anemia in Pregnancy and the Incidence of Stunting in Toddlers in The Working Area of the Galesong Public Health Center, Takalar Regency in 2021

Authors

DOI:

https://doi.org/10.33023/jikep.v8i1.997

Keywords:

kehamilan, anemia, stunting

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk dalam tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2, yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk kekurangan gizi pada tahun 2030. Stunting atau pertumbuhan terhambat dikenal sebagai suatu kondisi yang menyebabkan anak memiliki tubuh yang agak lebih pendek dari rekan-rekan mereka. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah janin yang kekurangan asupan nutrisi selama kehamilan, faktor genetik, dan sanitasi yang buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Anemia Kehamilan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Galesong. Tengah, Kabupaten Takalar. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analisis kuantitatif dengan sampel sebanyak 32 orang, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara riwayat anemia pada kehamilan dengan kejadian stunting pada balita (p<0,45). Berdasarkan pengukuran TB/U, sebagian besar anak memiliki tinggi badan yang sesuai (normal) (dengan standar deviasi -2 sampai >2 SD), sebanyak 23 orang (71,9%) dan 9 orang (28,1%) mengalami stunting (dengan standar deviasi <-2 sampai <-3 SD). Kesimpulan: Kesimpulan bahwa riwayat anemia ibu hamil tidak berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Galesong Kabupaten Takalarr tahun 2021.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dian rahmawati, 2020. hubungan pendidikanNtentanggstunting. Kediri Diankes 19 april 2020 jawa barat

Dinkes Kab Takalar. 2019. Profil Kesehatan Kab Takalar. (diakses tanggal 20 April 2021)ssss

Dewi C, Adhi T. Pengaruh Konsumsi ProteinnDannSeng SertaaRiwayat PenyakittInfeksi Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Balita Umur 24-59 Bulan Di WilayahhKerja Puskesmas Nusa Penida Iii 2016;3(1):36-46.

Endah Dwi Yulianingrum, 2019. Riwayat Anemia Ibu Saat sedang Hamil Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah KerjaaPuskesmassTemon Ii Kabupaten Kulon Progo. Sarjana Terapan KebidanannPoliteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta.(Diakses tanggal 20 April 2021)

Erviana Lili Astuti et al, 2019. Gambaran Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24 – 59 Bulan Di Desa Karangsari Kabupaten Kulon Progo (Diakses tangal 21 april 2021)

Filla Sofia, et al. 2019. Hubungan Status Anemia Ibu Hamil Dengan Kejadian

Stunting BalitaaUsia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Gedangsari Ii Gunung Kidul.(Diakses tanggal 21 April 2021)

Kemenkes RI. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1995/MENKES/SK/XII/2010 Tentang Standar Antropometri Penilaian StatussGizi Anak balita. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. (2010).

Kemeterian Kesehatan. (2017). Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2016. Jakarta.

Kemeterian RI. 2018. Hasil Utama RISKESDAS 2018. Development 134, 635– 646.

Kepmenkes No. 1995/MENKES/SK/XII/2010 Tentang Standar Antropomentri Penilaian Status Gizi Anak. Kemenkes RI, Jakarta.

Mone, Monika Ignasia. 2019. Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Pada Ny. M.M Di Puskesmas Radamata KecamatannLaura Periode 01 April Sampai Dengan periode 19 Juni 2019. Program Studi DIII Kebidanan Kupang. KementeriannKesehatan Republik Indonesia Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang. (Diakses 25 April 2021)

Noviana, Arifaningtyas, et al. 2019. Kajian Asupan Zat Besi, Sumber Tanin Dan Status Anemia Ibu Hamil Di Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo (Diakses 25 April 2021)

Siswati, Tri. Stunting. Yogyakarta : Husada Mandiri. (2018).

Sekretariat wakil presiden republikindonesia. 100 Kabupaten/KotaaPrioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). 100 Kabupaten/Kota Prioritas Untuk Interv. Anak Kerdil 2, 42 (2017).

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta

Schmidt, C,W 2014, Beyond Malnutrition: The Role Of SanitationssIn Stunted Growth. Environ Healt Perspect. 2014; 122(11):A298-303.

Widatingsih, Sri & Dewi, Christin Hiyana Tungga. 2017. Praktik Terbaik Asuhan Kehamilan.Yogyakarta : Trans Medika.

Published

2022-02-28

How to Cite

Mantasia, M., & Sumarmi, S. (2022). HUBUNGAN RIWAYAT ANEMIA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BATITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GALESONG KABUPATEN TAKALAR : The Relationship Between History of Anemia in Pregnancy and the Incidence of Stunting in Toddlers in The Working Area of the Galesong Public Health Center, Takalar Regency in 2021. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(1), 205-213. https://doi.org/10.33023/jikep.v8i1.997